Kamis, 01 Desember 2011

THE STORY BY ME

love and friend


Malam demi malam sepi kini menemaniku, temanku kini hanyalah bulan bintang dan kesepian. Aku menyaesal, mengapa penyesalan selalu datang terlambat? Andai saja dulu aku tak mengambil tindakan bodoh itu, mungkin malam ini aku sedang bercengkrama dan bercanda dengan semua temanku, tidak seperti malam ini dan mungkin yang akan seterusnya kulalui “ sepi “ tanpa suara tawa teman – temanku yang aku rindukan. Awal dari semua masalah ini adalah diwaktu aku dikenalkan oleh seorang pria kenalan sahabatku, pertama aku di kenalkan lewat sebuah pesan singkat. Setelah beberapa hari berlanjut hubunganku dengan pria itu tapi hanya lewat sms. Pada suatu hari, ketika aku menjalani malam bersama teman – temanku, tiba – tiba dari kejauhan aku mendengar suara motor menuju kearah kami, beberapa motor dan pria yang mengendarainya mendatangi kami. Seperti biasa karena aku orang baru di mata para pria itu aku dikenalkan dengan pria itu satu persatu, ketika sampai pada pria terakhir aku begitu terkejut ketika ia menyebutkan namanya “EGA”, serasa tak percaya malam itu aku bertemu, bertatap muka bahkan berjabat tangan langsung dengan seseorang yang selama ini menurutku hanya akan menjadi temanku di dunia sms, orang yang sebenarnya tidak mau kutemui. Tapi aku tak bisa berbuat apa – apa saat itu, aku hanya menyambut uluran tangannya dan akhirnya kami saling bertukar nama. Pada malam itu pertama kali aku bertemu dengannya, aku bingung sesaat setelah ku berkenalan dengannya serasa ada sesuatu yang menggangguku, aku terus mencari tau apa sebenarnya yang sedang terjadi padaku, setelah beberapa saat aku tersesat di dalam kebingunganku akhirnya aku menemukan jawabannya. Ya……!!! Ternyata dia begitu serupa dengan mantan kekasihku yang sampai saat ini tak dapat aku lupakan, dan mungkin jika aku dapat bertemu dia lagi dan menjalani kehidupanku seperti dahulu, mungkin aku tak akan berpisah dengannya sampai saat ini atau mungkin sampai maut yang memisahkan kami berdua. Aku banyak bertanya pada salah satu temanku tentang sifat dan kehidupannya. Ya Tuhan setelah aku mendapat informasi dari temannku semua tentangnya, aku terkejut karena betapa banyak kemiripan dia dengan kekasihku itu. Hubungan kami tetap berlanjut setelah perkenalan itu. Suatu malam aku merasa gusar hatiku tak tenang, di dalam benakku selalu terlintas wajahnya saat perkenalan itu, suaranya selalu terngiang di telingaku, kata – kata yang ia kirim padaku lewat pesan singkat (sms) selalu ku baca berkali – kali, aku tak mengerti dengan perasaanku hatiku selalu berharap dapat bertemu dengannya, setiap waktu aku selalu berharap ada dering tanda sms masuk darinya. Tuhan apakah aku sudah pantas untuk jatuh cinta lagi?? Ya Tuhan apa aku sudah siap untuk sakit hati lagi?? Ya Tuhan…….jika dia memang pilihanMu untuk menemaniku maka dekatkan kami, tapi jika dia bukan yang terbaik bagiku maka hentikanlah semua benih cinta yang sedang tumbuh di hatiku ini. Hari demi hari berlalu dengan penuh siksa bagiku, semua ini menyiksaku karena aku belum cerita pada satupun temanku tentang perasaan ini. Suatu hari salah satu temanku bertanya tentang bagaimana perasaanku dengan pria itu, karena temanku yang satu ini rupanya menyadari kalau aku punya perasaan yang lebih pada pria itu. Akhirnya saat itu juga aku jujur pada temanku itu bahwa benar dugaannya padaku, aku sayang pada pria itu, tapi aku juga memintanya untuk jangan memberitahukan semua ini pada temanku yang lain. Tanpa ku tahu ternyata temanku memberi tahukan perasaanku pada pria itu, betapa terkejutnya aku ketika diberitahukan semua itu, rasanya aku tak mau mendengar kelanjutan cerita temanku, karena di dalam benakku sudah terbayang apa yang akan dikatakan olehnya, pasti dia mengangapku sebagai wanita yang !!!!!!. Setelah ku dengarkan kelanjutan cerita temanku untuk kedua kalinya aku dikejutkan, ternyata jawaban pria itu begitu bertolak belakang dengan apa yang ada dalam pikiranku. Hatiku begitu berbunga stelah kutau dia juga suka padaku, tapi rasa senang ini langsung ku tepis lagi agar tak begitu berlebihan, karena aku tak akan percaya begitu saja dengan cerita temanku, kecuali pria itu yang langsung mengatakannya padaku. Pucuk di cinta ulampun tiba, yah kata itulah yang mungkin terus ada di dalam benakku, setelah pria itu mengatakan langsung padaku bahwa ia benar sayang padaku, kalau ia takut kehilanganku. Tapi ada satu perkataannya yang sedikit membuatku sakit hati, karena ia sudah berbohong padaku dan temanku tentang pengakuannya pada temanku waktu itu, tapi tak apa karena semua rasa sakit itu telah hancur oleh beribu bunga – bunga cinta yang sedang tumbuh begitu subur dihatiku. Setelah semua kejadian itu sekarang pesan singkat yang kami saling kirim mendapat kata tambahan, sekarang kami tak saling menyebut nama, sekarang nama kami saling memanggil dengan panggilan sayang. Ya Tuhan apa lagi ini, mengapa aku menjadi orang yang begitu ceroboh, aku mungkin orang yang paling bodoh di dunia ini, mengapa aku tak menyadari dari dulu jika salah satu dari temanku begitu mencintai pria itu, bahkan mungkin cintanya lebih besar dari pada cintaku padanya. Setelah ku tahu semua itu aku lalu memutuskan untuk tidak berhubungan lagi dengannya, aku coba untuk melempar jauh – jauh semua perasaan ini. Biarlah aku kehilangan orang yang kucintai, dari pada aku harus kehilangan seorang sahabat yang terlebih dahulu menjadi teman hidupku. Biarlah bunga – bunga cinta yang sempat mekar dulu layu begitu saja, karena aku tak mau lagi memupuknya. Hubungan kamipun putus begitu saja tanpa penjelasan. Sebenarnya aku sangat merasa tersiksa dengan semua ini, lama – lama aku tak bisa lagi terus membohongi hatiku seperti ini, bahwa aku masih begitu sayang padanya, wajahnya, suaranya dan dengan kata – kata mesra yang selalu ia kirimi untukku. Tiga hari sudah kulalui dengan semua penderitaan ini. Aku tak tau bagaimana caraku memberi tahunya tentang perubahan sikapku ini. Siang tlah berganti malam. Ketika ku sedang melamun memikirkan semua tindakan fatal ini, menahan semua rasa riduku yang makin memuncak ini, dari dalam rumah ku mendengar suara telepon genggamku berdering. Yah aku bisa menebak siapa yang meu menelponku malam – malam seperti ini, benar saja dugaanku jika pria itulah yang menelponku, memang sejak pertama dia melihat perubahanku dia selalu menelponku, tapi tak pernah kuangkat, karena aku tau apa yang akan dia bicarakan. Setelah ku pikir aku tak bisa terus seperti ini, aku harus menjelaskan apa yang sebenarnya telah terjadi. Akhirnya dengan penuh kesiapan sekaligus ketakutan, aku memberanikan diri untuk menjawab telpon darinya. Ketika suaranya terdengar, luluh sudah hatiku, suara yang selama ini begitu kurindukan kini terdengar lagi. Malam itu juga kujelaskan semua alas an mengapa ku menjauhinya, dan sekaligus memberitahunya jika aku tak bisa hidup tanpanya. Setelah mendengar semua penjelasanku dia terdiam, sepertinya dia terkejut. Dan tak lama suaranya terdengar kembali, dia lalu mengatakan bahwa dia juga begitu rindu padaku. Di ujung telpon dia terus bertannya tentang semua dan aku terus menjawab pertanyaannya. Sampai akhirnya aku bertanya, sikap apa yang seharusnya kulakukan? Seketika itu juga dia menjawab semua terserah padaku, dia memberiku dua pilihan yang teramat berat bagiku untuk memutuskan memilih yang mana. Pertama jika aku mau kita terus berhubungan tapi tidak ada seorangpun dari semua temanku yang mengetahuinya. Pilihan kedua jika aku memang lebih berat untuk meninggalkannya maka aku harus menjaga jarak dengan teman – temanku, dan jika aku lebih berat untuk meninggalkan temanku, maka aku harus siap – siap untuk kehilangannya. Kebingungan lagi –lagi menghampiriku. Mengapa semua yang ia berikan pilihan yang begitu mustahil untuk kupilih? Aku terdiam sejenak memikirkan tentang tindakanku selanjutnya. “ Aku memilih yang pertama “, seketika saja kata itu terucap dari bibirku. Aku tak mau kehilangan sahabat ataupun kekasihku, biarlah aku berbohong kepada semua temanku tentang hubungan kami ini, walaupun sudah terpikir dalam benakku apa yang akan terjadi jika suatu saat temanku mengetahui semua kebohongan ini. Mulai saat ini aku harus terus menjaga rapi rahasia ini agar tidak satupun dari temanku yang akan mengetahuinya. Hari berganti minggu, telah berlalu dengan penuh kebohongan dan rahasia antara aku dan teman – temanku. Sampai pada akhirnya kecerobohankupun berbuah pertengkaran, temanku yang juga suka pada pria itu, tanpa sepengetahuanku membuka kotak masuk handphone ku. Akhirnya apa yang aku takutkan kini terjadi, habislah aku malam itu, berjuta celaan menghujaniku, bahkan sumpah serapah yang selama ini tidak pernah kudengar, keluar dari mulutnya. Air mataku tak terbendung lagi, rasa sakit hati begitu dalam kurasakan, namun aku sadar ini semua kesalahanku. Tapi sikap teman – temanku malam itu sungguh menyimpang dari dugaanku sebelumnya. Malam itu mereka begitu marah padaku. Sampai pada saatnya keluar kata yang begitu membuatku terasa telah terbunuh “ Oooh jadi gini….! Elo lebih milih cowo itu dari pada kita sahabat lo? Ok…! Mulai sekarang lo gak usah ngurusin kita lagi, urusin aja orang yang baru lo kenal itu. Karena mulai detik ini lo bukan sahabat kita lagi! “ Dengan penuh amarah salah satu temanku mengeluarkan kalimat itu. Tanpa membela diri akupun langsung berbalik dan pulang kerumahku meninggalkan mereka yang masih penuh dengan amarah mereka masing – masing. Yah itulah yang terjadi, dan menyebabkan aku hanya dapat duduk sendiri dan bertemankan sepi dalam menjalani kehidupan ku di waktu malam tiba. Tapi ada satu lagi yang sampai sekarang menjadi rahasiaku. Aku belum bisa memberitahu pria itu tentang semua kejadian waktu malam pertengkaran itu yang begitu membuatku merasa sangat tersiksa. Karena aku takut hubungan mereka akan hancur karenaku, aku tak mau menjadi gunting pemutus hubungan mereka dengan pria itu maupun teman – temannya. Hingga saat ini aku tetap berhubungan dengan pria itu seolah tak perna terjadi apa – apa antara aku dan teman – temanku. Setiap malam aku selalu berharap, semoga saja hubunganku dengan sahabat – sahabatku dapat kembali seperti dulu. Untuk saat ini biarlah aku seperti ini, mrnjalani malam dengan kesendirian. Untuk itu aku punya pesan kepada semua yang membaca tulisanku ini. “ Jagalah persahabatanmu seperti kau menjaga kehormatanmu, karena kebersamaan kasih sayang sahabatmu lebih indah dibandingkan bunga cintamu dengan seseorang yang telah tega memutuskan persahabatanmu

Jumat, 05 Agustus 2011

OSIS 2010/2011 :D

Assalamualaikum kawan …


Balik lagi nih sama gue J hehehe sekarang gue mau nyeritain tentang awal mula gue di osis sampe gue jadi cacapsis lagi sekarang.Oke still in here !


Pertama gue itu mikir ya ngapain sih ikut osis segala? Mau eksis ? atau Cuma mau jadi BPH doang ? lagian kan osis itu capek kali.Yaa mungkin itu adalah pemikiran gue yang masih polos dan buta sama sekali tentang osis.Awalnya di sekolah gue itu ada pemilihan calon anggota osis baru yang dinamain “CACACAPSIS” ( kata CA-nya banyak banget yaa ? ) nah terus tuh gue inget banget dulu agkatan gue yang daftar sampe 170 orang dan kata kakak kelas 12 nya kalo ngumpul harus lengkap gak boleh enggak.Nah pas kesekian kali ngumpul,di kelas itu dikasih tau siapa yang mau jadi koor buat angkatan gue,ada tuh anak yg namanya Dio, Dewi,sama Icha yang terpilih ( tadinya calonya banyak Cuma mereka itu yang lolos seleksi sampe bias jadi osis ).Dan yang terpenting katanya sih adalah semua CACACAPSIS itu setiap hari harus pake embel-embel osis yaitu kayak nametag sama lambing osis yang harus dibikin pake tangan ckck.What do you think bout it ? dan yg paling malesin adalah dating pagi ke sekolah buat piket absen ke kelas kelas sama maintain amal -_-


Oh iya dulu dari kelas gue X.2 yang ikut jadi CACACAPSIS itu ada 7 orang yaitu gue, Iqbal, Bongsu,Dio, Icha, Hanum,sama Rita.Bisa dibilang yaa gue itu ikut osis gitu modal nekat karena apa? Soalnya kayak tadi gue bilang gue tuh belum tau seluk beluk di osis itu kayak gimana,yaa tapi karena semua udah terlanjur dan gue pun udah terdaftar ya udah deh.Iqbal,dia itu temen satu SMP sama gue tapi gue baru kenal dia pas di SMA.Bongsu, dia dulu di SMP nya adalah waketos jadi pasti dia lebih ngerti tentang osis dari pada gue.Dio,orangnya lumayan aktif dan supel terus menurut gue dia tuh paling akrab sama kakak kelasnya.Icha, Hanum dan Rita,kalo Hanum dia gak ikut seleksi pertama karena kesiangan bangun katanya sih dan padahal saying banget yaa.


SELEKSI PERTAMA


Dag..dig..dug seleksi pertama dimulai.Waktu itu kita semua disuruh dating pagi buat ikut seleksi itu.Yang lain dating langsung pada ngapalin arti lambing osis dan segala macem tetek bengeknya.Sedangkan gue ??? gak ada persiapan sama sekali.Kita dikumpulin di kelas trus di sana itu kita disuruh debat.Mungkin itu penilaian yang pertama.Trus abis itu disuruh milih topic yang akan dijadiin bahan pidato di depan kelas, dan gue dapet topic tentang budaya Indonesia.Yaa gue pidato sebisanya gue aja dengan gaya yang sok sok-an kayak lagi di pemilihan abang-none hahahaha.trus ditanya tuh sama kakaknya apa pendapat gue dan gimana cara menghindari pengaruh dari globalisasi terhadap budaya Indonesia.Nah di situ gue jawab berasa kayak di pemilihan abang-none ( lagi ).Sampe semuanya selesai pidato kita 2 orang 2 orang masuk ke kelas lain lagi buat di wawancara tentang kalo di osis pengen jadi sie berapa sama prokernya masa,kan gue gatau apa-apa ?!! Sekali lagi gue ngejawab seasal-asalnya hahahaha.Nah ternyata seleksi pertama udah selesai,gue sih gak yakin gue bias lolos di seleksi itu.Ternyata besoknya pengumuman yang lolos seleksi pertama,dan anehnya nama gue ada masa ckck.Mau seneng gimana mau gak seneng juga gimana.Haaah yowes lah lanjut ajee !!



SELEKSI KEDUA


Menurut gue seleksi ini tuh paling berat cobaannya.Gue inget banget kita semua tuh sampe dispen segala.Di seleksi ini dibagi kelompok,dan gue tuh kalo ga salah sama Icha,Lia,Mumus,satu lagi gue lupa hehehe.Nah jadi kita disuruh jalan dari pos ke pos, setiap posnya itu ada materi yang ditanyain ke kita semua.Di pos 1 itu kita disuruh persentasiin berita berita yang lagi jadi trend tapi bukan gossip ya.Di pos 2 itu ditanyain motivasi mau masuk osis apa dan segala macem dan gue rasa logika harus digunain bener bener deh.Dan yang terakhir pos 3 jengjengjeng kayaknya ga perlu diceritain deh soalnya ibarat kata yaa pos 3 ini pos nya para BPH lah.Hahaha lucu dah kalo gue mah.Seleksi ini selesai sampe sore jadi gue masuk kelas abis ashar kalo gak salah.


SELEKSI KETIGA


Aneh yaa,nama gue lolos lagi coba….Ya otomatis gue harus lanjut dan ikut seleksi yang terakhir.Di seleksi ini gue males banget jadi pas istirahat itu gue sama Dio cabut gak mau ikut seleksi kan,mana lagi hujan.Nah besoknya ternyata ada seleksi susulan karena kemarennya waktunya gak cukup (beruntungnya gue hahaha ).Sebelum masuk gue,Dio,Icha,Lia,Anis sama siapa lagi gitu ikut seleksi 3 dah ternyata suruh persentasiin proker osis yang harus dijalanin dan lagi lagi suruh milih yang mana.yaudah gue milihnya English day karena topic yang gue ngerti Cuma itu aja.Yaudah deh seleksi yg init uh paling simple kalo bagi gue.


PENGUMUMAN HASIL SELEKSI KETIGA


Lagi lagi nama gue ada di daftar nama yg lolos seleksi,gue mikir ini ga salah yaa seleksi terakhir aja gue Cuma susulan masa bias lolos sih.Tapi never mind yg penting perjuangan gue gak sia-sia hehehe.


REGENERASI OSIS


Gue di osis dapet sekbid 6 yg kerjaannya ngurusin kantin kejujuran sekolah,mungkin gue udah ditakdirkan untuk menjadi pengusaha di esok hari AMINN !.balik ke osis,setelah gue ngejalanin semua seleksi,naaah waktunya regenerasi kepengurusan,dan lagi lagi harus dispen.Acara nya tentang pembahasan LPJ OSIS yang lama dan yang paling gue tunggu adalah pengumuman ketos dan wakilnya,dan yang jadi ketosnya itu kak Octa,Wakil 1 dan 2 nya kak Ichsan sama ka Hargo.Jadi setelah pengumuman itu OSIS baru udah sah jadi pengurus hahaha.


SETIJAB OSIS BARU


Sertijab itu serah terima jabatan dari osis lama ke osis baru,seneng sih bias ikut acara ini karena asik aja (?).Waktu itu gue masih bingung harus seneng ? bangga? Atau apa karena gue bangga gue bias jadi pengurus osis tapi gue mikir pasti banyak banget kerjaan yang harus dijalain juga.Abis sertijab kita foto foto sama kepala sekolah,wakasek juga.Apa deh gue kok gak jelas ya mungkin penbet difoto hahaha.




LDK OSIS


Haduh sebenernya males sih kalo gue harus nulis cerita tentang LDK OSIS ini karena ceritanya tuh panjang banget dan seru abis jadi pasti banyak …LDK OSIS tahun ini beda kayak tahun sebelumnya.Gue kira acaranya bakalan boring dan gak asik.LDK ini diadain di Sukabumi selama 2 hari satu malem.( beneran dah males ngetiknya capek karna sanking serunya ) oke abaikan


….. bersambung …..

Rabu, 01 Juni 2011

the last day in "Amajing Class X.2"

setiap pertemuan pasti ada perpisahan,mungkin pernyataan itu yang bisa sekarang yang ada di pikiran gue.selama setahun ini gue belajar di sekolahdi kelas x.2 biasa disebut sama anak anak kelas gue amajing x.2,mungkin namanya aneh tapi nama itu didapet dari kata amazing,tapi supaya ga formal banget jadinya disenut amajing deh.